Penghasilan Tarif penghasilan tidak kena pajak (ptkp) yang harus diketahui

Halo semuanya! Gimana kabar kalian hari ini? Semoga sedang baik-baik saja ya, jangan lupa senyum-senyum karena itu adalah obat terbaik untuk menjaga kesehatan mental kita. Nah, kali ini aku ingin membahas tentang dua hal yang penting banget buat kita semua, yaitu pajak penghasilan dan penghasilan tidak kena pajak alias PTKP. Boring banget kan dengerinnya? Tapi tenang aja, aku bakal jelasin dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tentunya diselingi dengan banyolan-banyolan dari aku, si funny people. Pertama-tama, kita bahas dulu tentang dasar-dasar akuntansi untuk pajak penghasilan. Kayaknya yang namanya akuntansi pasti udah ga asing lagi ya? Tapi, kalo aku ditanya gimana cara ngitung pajak penghasilan, mungkin aku akan terdiam dalam beberapa detik. Nah, itulah pentingnya memahami dasar-dasar akuntansi untuk pajak penghasilan. Jadi, pajak penghasilan adalah pajak yang harus dibayarkan oleh individu atau badan yang memperoleh penghasilan dalam negeri. Kalo kamu gajian setiap bulan, maka kamu wajib membayar pajak penghasilan setiap tahunnya. Oke, besok kamu akan melapor SPT PPh, tapi kamu bingung bagaimana cara menghitung jumlah yang harus kamu bayar? Gampang kok! Pertama-tama, kamu harus mengetahui besarnya penghasilan bruto kamu. Penghasilan bruto adalah semua penghasilan yang kamu terima dalam satu tahun, termasuk gaji, bonus, THR, dan tunjangan apapun yang kamu dapatkan. Nah, kalo kamu udah tahu penghasilan bruto kamu, kamu bisa cek PTKP. Apa sih itu PTKP? PTKP adalah penghasilan tidak kena pajak yang artinya sejumlah penghasilan yang tidak wajib dikenakan pajak. Pajaknya berkurang dong kalau penghasilan yang dikenakan pajaknya dikurangi dengan PTKP. Ada beberapa kategori yang bisa kalian pakai untuk menghitung PTKP, seperti kategori single, kawin, dan memiliki tanggungan. Kamu bisa memilih kategori mana yang cocok untuk kamu dan keluarga. Gimana? Sudah paham kan sekarang tentang dasar-dasar akuntansi untuk pajak penghasilan dan PTKP? Jangan lupa buat melapor SPT PPh ya, jangan sampai kena denda hehehe. Kalo ada yang masih kesulitan atau mau tahu lebih lanjut, kamu bisa cek artikel-artikel di bawah ini. Happy reading and have a nice day!

Dasar-dasar Akuntansi Untuk Pajak Penghasilan

Akuntansi Pajak

Nah, kali ini aku ingin membahas tentang dua hal yang penting banget buat kita semua, yaitu pajak penghasilan dan penghasilan tidak kena pajak alias PTKP.

Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Dan Cara Menghitungnya

PTKP

Kalo kamu udah tahu penghasilan bruto kamu, kamu bisa cek PTKP. Ada beberapa kategori yang bisa kalian pakai untuk menghitung PTKP, seperti kategori single, kawin, dan memiliki tanggungan.

If you are looking for Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang Harus Diketahui you've came to the right web. We have 3 Pictures about Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang Harus Diketahui like Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang Harus Diketahui, Dasar-dasar Akuntansi Untuk Pajak Penghasilan and also Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Dan Cara Menghitungnya. Here you go:

Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Yang Harus Diketahui

Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang Harus Diketahui klikpajak.id

penghasilan pajak ptkp tarif koreksi fiskal positif perhitungan kawin klikpajak diketahui kena harus pembayaran biaya pribadi regulasi

Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Dan Cara Menghitungnya

Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Dan Cara Menghitungnya www.harmony.co.id

penghasilan pajak kena menghitungnya ptkp

Dasar-dasar Akuntansi Untuk Pajak Penghasilan

Dasar-dasar Akuntansi Untuk Pajak Penghasilan methodeakuntansi.blogspot.com

penghasilan dasar pajak akuntansi

Apa itu penghasilan tidak kena pajak (ptkp) dan cara menghitungnya. Tarif penghasilan tidak kena pajak (ptkp) yang harus diketahui. Dasar-dasar akuntansi untuk pajak penghasilan


Posting Komentar